TRAINING SURVEILANS BERBASIS LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT

DESKRIPSI TRAINING SURVEILANS BERBASIS LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT 

Training Surveilans Berbasis Laboratorium Kesehatan Masyarakat sangat penting dalam upaya meningkatkan kapasitas sistem kesehatan masyarakat untuk mendeteksi, memantau, dan menanggapi penyakit menular maupun kondisi kesehatan lainnya secara cepat dan akurat. Pelatihan ini memberikan pemahaman menyeluruh tentang metode surveilans laboratorium, prosedur pengambilan dan pengujian sampel, pengolahan data, serta interpretasi hasil laboratorium untuk mendukung pengambilan keputusan kesehatan masyarakat. Dengan mengikuti training ini, peserta dapat mengidentifikasi tren penyakit, outbreak, dan faktor risiko kesehatan, sehingga memungkinkan intervensi yang tepat waktu dan efektif. Selain itu, training ini membekali peserta dengan keterampilan teknis dalam manajemen laboratorium, pengendalian mutu, serta komunikasi hasil surveilans kepada pemangku kepentingan. Kemampuan ini sangat penting untuk meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat, mendukung kebijakan berbasis bukti, dan mencegah penyebaran penyakit di komunitas. Dengan kompetensi yang diperoleh, peserta tidak hanya meningkatkan profesionalisme dalam operasional laboratorium, tetapi juga berkontribusi pada perlindungan kesehatan masyarakat secara luas, penguatan sistem kesehatan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi wabah atau krisis kesehatan.

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING SURVEILANS BERBASIS LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT

 

TUJUAN TRAINING SURVEILANS BERBASIS LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT

  1. Membekali peserta dengan pemahaman konsep dan prinsip surveilans kesehatan berbasis laboratorium.
  2. Mengembangkan keterampilan teknis dalam pengambilan, pengolahan, dan pengujian sampel laboratorium.
  3. Melatih peserta dalam menganalisis dan menginterpretasikan data laboratorium untuk pengambilan keputusan kesehatan masyarakat.
  4. Meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi, memantau, dan merespons penyakit menular atau kondisi kesehatan lainnya secara cepat.
  5. Membekali peserta dengan praktik pengendalian mutu laboratorium dan manajemen data surveilans.

MANFAAT TRAINING SURVEILANS BERBASIS LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT

  1. Memperkuat kapasitas sistem kesehatan masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah penyebaran penyakit.
  2. Meningkatkan akurasi dan kecepatan pelaporan hasil surveilans laboratorium.
  3. Mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti dalam kebijakan kesehatan masyarakat.
  4. Meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap outbreak atau krisis kesehatan.
  5. Memberikan keterampilan profesional dalam manajemen laboratorium dan komunikasi hasil surveilans kepada pemangku kepentingan.
  6. Meningkatkan profesionalisme peserta dan kontribusi mereka terhadap perlindungan kesehatan masyarakat secara luas.

LIST MATERI TRAINING SURVEILANS BERBASIS LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT

  1. Pengantar Surveilans Kesehatan Masyarakat Berbasis Laboratorium
    • Definisi dan tujuan surveilans laboratorium
    • Peran surveilans laboratorium dalam sistem kesehatan masyarakat
    • Hubungan antara laboratorium, epidemiologi, dan pengambilan keputusan
  2. Prinsip dan Metode Surveilans Laboratorium
    • Jenis-jenis surveilans: aktif, pasif, dan sentinel
    • Integrasi data laboratorium dengan data epidemiologi
    • Identifikasi indikator kesehatan utama
  3. Pengambilan, Pengolahan, dan Pengujian Sampel
    • Teknik pengambilan sampel yang benar
    • Prosedur transportasi dan penyimpanan sampel
    • Analisis dan pengujian laboratorium sesuai standar
  4. Manajemen Data dan Interpretasi Hasil
    • Pengolahan dan pencatatan data laboratorium
    • Analisis tren penyakit dan identifikasi outbreak
    • Penyusunan laporan hasil surveilans laboratorium
  5. Pengendalian Mutu dan Keamanan Laboratorium
    • Standar kualitas dan akreditasi laboratorium
    • Keselamatan kerja dan biosafety
    • Audit internal dan pemeliharaan peralatan laboratorium
  6. Tindak Lanjut dan Pengambilan Keputusan
    • Komunikasi hasil surveilans kepada pemangku kepentingan
    • Rekomendasi intervensi kesehatan masyarakat berbasis data
    • Strategi pencegahan dan pengendalian penyakit
  7. Studi Kasus dan Praktik Lapangan
    • Simulasi pengambilan dan pengujian sampel
    • Analisis kasus outbreak dan pengambilan keputusan
    • Diskusi dan evaluasi praktik surveilans laboratorium

PESERTA YANG MEMBUTUHKAN TRAINING SURVEILANS BERBASIS LABORATORIUM KESEHATAN MASYARAKAT

  1. Petugas Laboratorium Kesehatan – Untuk meningkatkan keterampilan teknis dalam pengambilan, pengolahan, dan pengujian sampel laboratorium.
  2. Epidemiolog dan Petugas Surveilans – Agar mampu menganalisis data laboratorium untuk pemantauan penyakit dan pengambilan keputusan berbasis bukti.
  3. Tim Kesehatan Masyarakat / Puskesmas – Untuk memahami interpretasi hasil laboratorium dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit.
  4. Manajer dan Supervisor Laboratorium – Agar dapat mengelola laboratorium dengan standar kualitas, biosafety, dan prosedur surveilans yang tepat.
  5. Tim Monitoring dan Evaluasi (M&E) Kesehatan – Untuk melakukan evaluasi efektivitas intervensi kesehatan berbasis data laboratorium.
  6. Petugas Dinas Kesehatan dan Stakeholder Kesehatan – Agar dapat memanfaatkan informasi surveilans laboratorium untuk perencanaan dan kebijakan kesehatan masyarakat.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakarta

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Jogja Tahun 2026

  • Januari : 20-21 Januari 2026
  • Februari : 24-25 Februari 2026
  • Maret : 05-06 Maret 2026
  • April : 23-24 April 2026
  • Mei : 19-20 May 2026
  • Juni : 23-24 Juni 2026
  • Juli : 23-24 Juli 2026
  • Agustus : 27-28 Agustus 2026
  • September : 15-16 September 2026
  • Oktober : 20-21 October 2026
  • November : 17-18 November 2026
  • Desember : 15-16 December 2026

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di Bali tahun 2026 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.